// ini script tambahan // batas akhir script tambahan Tujuan Utama: Kajian Islam
Kebijakan Blog TU ~~ Disclaimer Blog TU


Terimakasih telah mengunjungi blog Tujuan Utama. Untuk Saran dan ide, kirim ke : blog.tujuanutama@gmail.com --Baca dan ikuti artikel - artikel seputar Islam & Organisasi. Semoga bermanfaat"
Quote today : Jiwa-jiwa yang patuh pada Tuhannya, adalah jiwa-jiwa yang selalu mengakui bahwa apapun yang telah dilakukan adalah atas kehendak Nya, bukan karena kemampuan sendiri
SELAMAT DATANG DI BLOG TUJUAN UTAMA


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..

Kepada seluruh pengunjung / pembaca, mohon berikan "vote" teman-teman semua JIKA artikel pada blog memang bermanfaat, sehingga saya dapat merespon artikel apa yang paling disukai.

Selaku admin blog TU, saya memohon maaf kepada semua pengunjung / pembaca blog TU jika pada isi / konten blog ini terdapat ungkapan yang menyinggung atau menghina pihak tertentu.

UNTUK COPY PASTE POSTING TERTENTU, SAMPAIKAN MELALUI KOTAK CHATTING DI SEBELAH KIRI DARI BLOG INI

Kajian Islam

Kepercayaan dasar Islam dapat ditemukan pada dua kalimah shahādatāin ("dua kalimat persaksian"), yaitu "asyhadu an-laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah" - yang berarti "Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan saya bersaksi bahwa Muhammad saw adalah utusan Allah". Adapun bila seseorang meyakini dan kemudian mengucapkan dua kalimat persaksian ini, berarti ia sudah dapat dianggap sebagai seorang Muslim atau mualaf (orang yang baru masuk Islam dari kepercayaan lamanya).
Kaum Muslim percaya bahwa Allah mewahyukan al-Qur'an kepada Muhammad sebagai Khataman Nabiyyin (Penutup Para Nabi) dan menganggap bahwa al-Qur'an dan Sunnah (setiap perkataan dan perbuatan Muhammad) sebagai sumber fundamental Islam.[10] Mereka tidak menganggap Muhammad sebagai pengasas agama baru, melainkan sebagai pembaharu dari keimanan monoteistik dari Ibrahim, Musa, Isa, dan nabi lainnya (untuk lebih lanjutnya, silakan baca artikel mengenai Para nabi dan rasul dalam Islam). Tradisi Islam menegaskan bahwa agama Yahudi dan Kristen telah membelokkan wahyu yang Tuhan berikan kepada nabi-nabi ini dengan mengubah teks atau memperkenalkan intepretasi palsu, ataupun kedua-duanya.[11]

Umat Islam juga meyakini al-Qur'an sebagai kitab suci dan pedoman hidup mereka yang disampaikan oleh Allah kepada Muhammad. melalui perantara Malaikat Jibril yang sempurna dan tidak ada keraguan di dalamnya (Al-Baqarah [2]:2). Allah juga telah berjanji akan menjaga keotentikan al-Qur'an hingga akhir zaman dalam suatu ayat.

Adapun sebagaimana dinyatakan dalam al-Qur'an, umat Islam juga diwajibkan untuk mengimani kitab suci dan firman-Nya yang diturunkan sebelum al-Qur'an (Zabur, Taurat, Injil dan suhuf para nabi-nabi yang lain) melalui nabi dan rasul terdahulu adalah benar adanya.[12] Umat Islam juga percaya bahwa selain al-Qur'an, seluruh firman Allah terdahulu telah mengalami perubahan oleh manusia. Mengacu pada kalimat di atas, maka umat Islam meyakini bahwa al-Qur'an adalah satu-satunya kitab Allah yang benar-benar asli dan sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya.
Umat Islam juga meyakini bahwa agama yang dianut oleh seluruh nabi dan rasul utusan Allah sejak masa Adam adalah agama tauhid, dengan demikian tentu saja Ibrahim juga menganut ketauhidan secara hanif (murni imannya) maka menjadikannya seorang muslim.[13][14] Pandangan ini meletakkan Islam bersama agama Yahudi dan Kristen dalam rumpun agama yang mempercayai Nabi Ibrahim as. Di dalam al-Qur'an, penganut Yahudi dan Kristen sering disebut sebagai Ahli Kitab atau Ahlul Kitab.

Hampir semua Muslim tergolong dalam salah satu dari dua mazhab terbesar, Sunni (85%) dan Syiah (15%). Perpecahan terjadi setelah abad ke-7 yang mengikut pada ketidaksetujuan atas kepemimpinan politik dan keagamaan dari komunitas Islam ketika itu. Islam adalah agama pradominan sepanjang Timur Tengah, juga di sebagian besar Afrika dan Asia. Komunitas besar juga ditemui di Cina, Semenanjung Balkan di Eropa Timur dan Rusia. Terdapat juga sebagian besar komunitas imigran Muslim di bagian lain dunia, seperti Eropa Barat. Sekitar 20% Muslim tinggal di negara-negara Arab,[15] 30% di subbenua India dan 15.6% di Indonesia, negara Muslim terbesar berdasar populasi.[16](sumber : wikipedia)

Pada saat ini, Islam adalah agama yang sangat populer. Sayangnya nilai-nilai Islam yang sangat luhur dan mempunyai makna mistis karena adanya hubungan 2 arah (Hablum minallah dan hablum minannas) belakangan mulai pudar atau tidak dipahami secara kuat oleh banyak penganutnya.
untuk selengkapnya klik dan baca link dibawah....

No comments:

Post a Comment

Supported by :

Mediora